Senin, 05 November 2018

resiko pencetus penyakit jantung dan Stroke



KOLESTEROL

Kolesterol adalah salah satu komponen lemak. Lemak merupakan salah satu sumber energi yang memberikan kalori paling tinggi, kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.



Hiperkolesterolnemia adalah suatu keadaan dimana darah mengandung kolesterol atau lemak yang sangat tinggi, yaitu :cholesterol total > 200 mg/dl, LDL >160 mg/dl, HDL >60 mg/dl dan  Trigliserida > 200 mg/dl.

Pembagian kolesterol : kolesterol total, HDL, LDL, Trigliserida.

Ilustrasi

Fungsi dari masing adalah : Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein), merupakan “kolesterol baik” karena kemampuannya untuk membersihkan pembuluh darah arteri
Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) atau “kolesterol jahat” yang membuat endapan dan menyumbat arteri

Trigliserida adalah lemak darah yang memiliki ukuran terkecil dan berperan dalam pengerasan pembuluh darah.

Batasan kadar kolesterol dalam darah manusia :

Total cholesterol (TC) : Kurang dari 200 (yang diperlukan), >200 ( tinggi), > 240 ( sangat tinggi)

Trigliserida (TGA)      Kurang dari 150 (Normal) , >200-499(tinggi) >500(sangat tinggi)

LDL (Kolesterol jahat) : 130-159 (batas normal tertinggi), 160-189 (tinggi),Lebih dari 190 (sangat tinggi)

HDL (Kolesterol Baik) : Kurang dari 40 (rendah) dan Lebih dari 60 (tinggi)

Akibat dari kadar kolesterol yang tinggi : 
Aterosklerosis adalah penyempitan atau pengerasan pembuluh darah, kondisi ini merupakan cikal bakal terjadinya penyakit jantung dan stroke,hipertensi.
Aterosklerosis dapat terjadi di: Bisa terjadi pada pembuluh darah arteri di otak, Jantung, Ginjal, Organ vital lainnya dan lengan serta tungkai kaki

Gejala dari peningkatan kolesterol di darah :  Sebagian besar hiperkolesterol tidak menimbulkan gejala kadar kolesterol yang tinggi menyebabkan aliran darah menjadi kental sehingga, gejala yang timbul adalah gejala kurang oksigen seperti sakit kepala, pegal-pegal.
Kolesterol normal : <200 mg/dl

Daftar nama makanan dibawah ini semuanya boleh dimakan asal tertib  (jangann berlebihan )

Nama Makanan Kolesterol (Mg per 10 gr) Kategori
Putih telur ayam 0 Sehat
Teripang (Haisom) 0 Sehat
Ubur-Ubur 0 Sehat
Susu sapi non fat 0 Sehat
Daging ayam pilihan tampa kulit 50 Sehat
Daging bebek pilihan tampa kulit 50 Sehat
Ikan Sungai biasa 55 Sehat
Daging sapi pilihan tampa lemak 60 Sehat
Daging babi pilihan tampa lemak 60 Sehat
Daging kelinci 65 Sehat
Daging kambing tampa lemak 70 Sehat
Ikan ekor kuning 85 Sehat
Daging asap (ham) 98 Sekali - sekali
Iga sapi 100 Sekali - sekali
Iga babi 105 Sekali - sekali
Daging sapi 105 Sekali - sekali
Burung dara 110 Sekali - sekali
Ikan bawal 120 Sekali - sekali
Daging sapi berlemak 125 Sekali - sekali
Gajih sapi 130 Hati - Hati
Gajih kambing 130 Hati - Hati
Daging babi berlemak 130 Hati - Hati
Keju 140 Hati - Hati
Sosis daging 150 Hati - Hati
Kepiting 150 Hati - Hati
Udang 160 Hati - Hati
Kerang/siput 160 Hati - Hati
Belut 185 Hati - Hati
Santan kelapa 185 Berbahaya
Gajih babi 200 Berbahaya
Susu sapi 250 Berbahaya
Susu sapi cream 280 Berbahaya
Coklat/cacoa 290 Berbahaya
Mentega/margarin 300 Berbahaya
Jeroan sapi 380 Berbahaya
Jeroan babi 420 Berbahaya
Kerang putih/remis/tiram 450 Berbahaya
Telur ayam 500 Berbahaya
Jeroan kambing 610 Berbahaya
Cumi-cumi 1170 Pantang
Kuning telur ayam 2000 Pantang
Otak sapi 2300 Pantang
Otak babi 3100 Pantang
Telur burung puyuh 3640 Pantang



Semoga bermanfaat
Salam penulis
Ayah Mhd Alfatih





Sabtu, 03 November 2018

Jalan kaki menjinakkan 9 penyakit

Manfaat berjalan kaki bagi kesehatan tubuh memiliki peran yang sangat penting, menurut study hal tersebut sangat dianjurkan. Metode ini tidak memerlukan biaya hanya dibutuhkan niat yang kuat.Manfaatnya membuat tubuh menjadi sehat dan bugar. 
Adapun manfaat yang lainnya dapat menjinakkan 9 penyakit.

  1. Serangan jantung (Heart attack). Serangn jantung merupakan penyakit mematikan, dengan berjalan kaki cepat dapat mengurangi resiko penyakit jantung. Jantung membutuhkan suplay oksigen yang besar untuk dialiri ke otot jantung. dengan demikian kecukupan oksigen dapat terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegub.
  2. STROKE . Manfaat berjalan kaki cepat pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung namun kondisi fisik penderita dapat mengurangi aktivitas rutin. Berjalan kaki minimal 20 jam dalam seminggu resiko terkena Stroke dapat diturunkan
  3. Berat badan stabil. Dengan berjalan kaki secara rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan, sejumlah kalori terbuang oleh aktivits berjalan kaki sehingga kenaikan berar badan tidak terjadi.
  4. Menurunkan berat badan. Dengan berjalan kaki cepat secara rutin dapat menurunkan kelebihan bert badan. Kelebihan lemak dibawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjlan kaki cukup laju minimal 1 jam.
  5. Mencegah kencing manis. Dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km/jam waktu tempuh sekitar 50 menit ternyata dapat menunda atau mencegah berkembannya kencing manis Tipe 2 khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (Obesitas).
  6. Mencegah Osteoporosis. Manfaat berjalan kaki cepat bukan hanya otot - otot badan diperkokoh melainkan tulang belulang juga. Untuk metabolisme kalsium bergerak badan diperlukan juga paparan cahaya matahari pagi minimal 15 menit dan konsumsi vitamin D.
  7. Meredakan encok lutut. Lebih sepertiga orang lansia di Amerika menderita encok lutut (Osteoarthiritis), dengan mebiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan kaki didalam kolam renang keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. untuk mereka yang menderita encok lutut kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan bertahap tidak setiap hari. Tujuannya memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan kembali. Bila bantalan (sol) sepatu kurang empuk sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan akibatnya dapat memperburuk kondisi sendi mengakibatkan serangan encok sendi.
  8. Depresi. Bergerak badan dengan berjalan kaki cepat membantu pasien dengan status depresi, berjalan kaki cepat bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin.
  9. Kanker. juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar(colorectal carcinoma). Dengan berjalan kaki badan ikut melancrkan pristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan resiko terkena kanker payudara
         
Seanangnya berbagi semoga bermanfaat
Salam TS

Jumat, 02 November 2018

bagikan dong pengalaman rekan rekan bloger karena saya masih pemula